Kelistrikan otomotif sering kali dianggap sebagai momok yang menakutkan oleh sebagian mekanik pemula karena jalurnya yang tidak terlihat secara langsung oleh mata. Namun, dalam basic mechanic course, materi ini dikemas secara logis agar mudah dipahami menggunakan prinsip dasar kelistrikan sirkuit tertutup. Kelistrikan bodi kendaraan meliputi seluruh komponen kelistrikan yang ada di luar mesin, seperti sistem penerangan (lampu kepala, lampu kota, lampu rem, lampu sein), klakson, wiper, dan power window. Komponen utama dalam sirkuit kelistrikan bodi terdiri dari sumber arus (baterai/aki), pengaman sirkuit (sekring atau fuse untuk mencegah kebakaran akibat korsleting), kendali sirkuit (saklar atau relay), beban (lampu atau motor listrik), dan jalur kabel (wiring). Kendaraan memanfaatkan sasis atau bodi logam sebagai jalur massa (negatif), sehingga meminimalkan jumlah kabel yang digunakan. Seorang mekanik harus mahir menggunakan alat tes lampu (test lamp) atau multimeter untuk melacak kabel yang putus, mencari hubungan arus pendek, atau mendeteksi saklar yang rusak. Kemampuan membaca skema gambar kelistrikan (wiring diagram) sangat membantu dalam mempercepat proses perbaikan sirkuit.